BPOM Geledah Rumah Produksi Obat Herbal Ilegal Berbahaya di Riau, Produsen Masih Diburu

BPOM Geledah Rumah Produksi Obat Herbal Ilegal Berbahaya di Riau, Produsen Masih Diburu
BPOM Geledah Rumah Produksi Obat Herbal Ilegal Berbahaya di Riau, Produsen Masih Diburu

Desa Ternadi.

Rully mengatakan.maka perkara dihentikan.

BPOM Geledah Rumah Produksi Obat Herbal Ilegal Berbahaya di Riau, Produsen Masih Diburu

Saat ini masih ada 3 pasangan kepala daerah yang tidak masuk dalam daftar pelantikan di tanggal 6 Februari 2025 mendatang.Sebaliknya.dan diterbitkan surat ketetapan untuk menjadi dasar KPU melakukan penetapan dan pelantikan.

BPOM Geledah Rumah Produksi Obat Herbal Ilegal Berbahaya di Riau, Produsen Masih Diburu

Untuk Gubernur dan Wakilnya juga sudah kita serahkan ke DPRD Provinsi.Ketiga pasang kepala daerah ini telah ditetapkan KPU Kaltara dan sudah kita kirim ke DPRD Bulungan dan Malinau.

BPOM Geledah Rumah Produksi Obat Herbal Ilegal Berbahaya di Riau, Produsen Masih Diburu

(Irwan SabriHermanus).

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan (Khairul Ibnu Saud) serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nunukan.JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamini adanya laporan terkait pagar laut sepanjang 30.

Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman melaporkan penerbitan pengesahan sertifikat hak milik (SHM) dan hak guna bangunan (HGB) di lokasi pagar laut.Boyamin menyebut sejumlah nama.

Info terakhir ada laporan yang masuk terkait hal tersebut.21:25 Lebih lanjut.