KKP Turunkan Tim Selidiki 100 Ton Ikan Mati Massal di Waduk Jatiluhur

KKP Turunkan Tim Selidiki 100 Ton Ikan Mati Massal di Waduk Jatiluhur
KKP Turunkan Tim Selidiki 100 Ton Ikan Mati Massal di Waduk Jatiluhur

konflik tersebut bermula karena protes terhadap persoalan banjir yang disebabkan oleh pengembang salah satu perumahan di Jalan Hurami.

termasuk harta kekayaan yang dinilai tidak wajar untuk seorang kepala desa.Video tersebut menjadi sorotan publik setelah diunggah oleh akun Instagram @LaporanJakarta.

KKP Turunkan Tim Selidiki 100 Ton Ikan Mati Massal di Waduk Jatiluhur

Terlihat Kades Arsin.Ini tiga aja udah pasti dibilang mewah bagi seorang lurah wkwkw.Salah satu akun Instagram.

KKP Turunkan Tim Selidiki 100 Ton Ikan Mati Massal di Waduk Jatiluhur

Kades Arsin terlihat menghindari awak media saat dimintai penjelasan terkait dugaan adanya masalah pada Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) di wilayahnya.Setelah video tersebut viral.

KKP Turunkan Tim Selidiki 100 Ton Ikan Mati Massal di Waduk Jatiluhur

Ada keterlibatan oknum kepala desa.

Itu harus diusut tuntas.untuk distrik vila pada kawasan LSD telah beroperasi selama dua bulan sejak Oktober 2024 dan saat ini status quo oleh Polda Bali.

Dia sudah ditahan Polda Bali sejak 17 Januari.Motifnya ekonomi.

PARQ Ubud Partners dan Direktur PT.Pemda Gianyar pernah melakukan teguran terhadap PARQ Ubud.