09:28 Jadi kesimpulannya.
Menurut Pratama.Google harus bertanggung jawab karena turut menyebarkan berita hoaks terkait nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang tidak sesuai dengan kenyataan.

sehingga menyebabkan informasi yang ditampilkan menjadi tidak akurat.Google menampilkan data yang menunjukkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sebesar Rp 8.JAKARTA Direktur Eksekutif Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi (CISSReC).

Kesalahan teknis Platform penyedia informasi nilai tukar seperti Google mungkin mengalami bug atau gangguan sistem yang menyebabkan tampilan data tidak akurat.terutama terkait ekonomi dan keuangan.

02:02 Ia menduga ada empat kemungkinan penyebab kesalahan data yang ditampilkan Google:1.
kata Pratama.JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov mengatakan.
Dan meski kami belum berada dalam zona waspada terkait durasi masa tunggu ini.Waktu terus berjalan.
500 Anak Gaza yang Berisiko Tinggi Meninggal 31 Januari 2025.saat jeda di Washington menjadi semakin mengkhawatirkan.



