Sementara pemilik kios yang menjual sejumlah kebutuhan tersebut adalah keluarga Pantow-Jacob dan keluarga Kessek-Lumantow.
Google harus bertanggung jawab karena turut menyebarkan berita hoaks terkait nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang tidak sesuai dengan kenyataan.sehingga menyebabkan informasi yang ditampilkan menjadi tidak akurat.

Google menampilkan data yang menunjukkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sebesar Rp 8.JAKARTA Direktur Eksekutif Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi (CISSReC).Kesalahan teknis Platform penyedia informasi nilai tukar seperti Google mungkin mengalami bug atau gangguan sistem yang menyebabkan tampilan data tidak akurat.

terutama terkait ekonomi dan keuangan.02:02 Ia menduga ada empat kemungkinan penyebab kesalahan data yang ditampilkan Google:1.

kata Pratama.
297 per USD.penunjukan duta besar Rusia berikutnya untuk Amerika Serikat akan segera dilakukan.
namun belum ada pernyataan publik yang dikeluarkan mengenai hal ini.misi diplomatik apa pun.
Dengan dimulainya pemerintahan baru.Ada pun juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya telah menyatakan.



