Letda Inf Purwoko di Tanjungpandan.
JAKARTA - Dua orang nelayan korban perahu terbalik akibat gelombang tinggi berhasil diselamatkan anggota TNI AL KRI Silas Papare (KRI SRE-386) yang beroperasi di bawah kendali Gugus Tempur Laut Komando Armada I (Guspurla Koarmada I).kedua nelayan asal Pulau Mubut Laut tersebut berhasil diselamatkan

Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) dan Suku Dinas Lingkungan Hidup untuk merazia pemukiman warga.Warga yang masuk kategori tersebut mereka harus membuat spiteng.Pemberian sanksi mulai dari pidana hingga kurungan dapat dikenakan kepada pemilik rumah atau penghuni rumah.

Arifin perintahkan tiga Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) merazia pemukiman yang masih buang air besar (BAB) sembarangan ke saluran.Jadi bagi warga yang ada lahan dan ekonominya mampu mereka harus membuat spiteng.

Pemberian sanksi ini ada ketentuannya bukan semata - mata kita langsung berikan sanksi.
Pihak pemerintah justru akan membangun spiteng komunal.Maka kalau saya yakin berjalan.
kata Sarjoko di Balai Kota DKI Jakarta.Sarapan gratis ini akan menjadi asupan tambahan siswa selain makan siang gratis yang dijalankan pemerintah pusat.
Hanya memang program ini akan disinergikan dengan program makan siang dari pemerintah pusat.Sarjoko menyebut program ini tidak langsung dijalankan secara serentak di sekolah-sekolah Jakarta pada tahun ini.



