Wapres Ma’ruf Amin Kunker Ke Papua hingga 7 Juni, Bakal Bertemu Pegiat HAM hingga Tokoh Adat

Wapres Ma’ruf Amin Kunker Ke Papua hingga 7 Juni, Bakal Bertemu Pegiat HAM hingga Tokoh Adat
Wapres Ma’ruf Amin Kunker Ke Papua hingga 7 Juni, Bakal Bertemu Pegiat HAM hingga Tokoh Adat

Aset di Luar Jakarta Makin Menarik? Sementara itu Tony Hartono.

Jawa Tengah itu diduga diintimidasi polisi sehingga menarik lagu Bayar Bayar Bayar dari seluruh layanan musik digital.Namun hingga kekinian hasil dari pemeriksaan tersebut belum disampaikan.

Wapres Ma’ruf Amin Kunker Ke Papua hingga 7 Juni, Bakal Bertemu Pegiat HAM hingga Tokoh Adat

Di sana keduanya diduga mendapat intimidasi.sehingga akhirnya membuat video pernyataan tersebut.Seperti mau bikin SIM bayar polisi dan mau jadi polisi bayar polisi.

Wapres Ma’ruf Amin Kunker Ke Papua hingga 7 Juni, Bakal Bertemu Pegiat HAM hingga Tokoh Adat

Peristiwa tersebut terjadi di Banyuwangi ketika mereka dalam perjalanan pulang dari Bali menuju Purbalingga pada Kamis (20/2).Ketua Umum FSGI Fahmi Hatib menilai pemecatan atau pemaksaan terhadap Citra untuk mengundurkan diri adalah bentuk kesewenang-wenangan.

Wapres Ma’ruf Amin Kunker Ke Papua hingga 7 Juni, Bakal Bertemu Pegiat HAM hingga Tokoh Adat

Dia diduga dipecat atau dipaksa mengundurkan serta dihapus dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada 13 Februari 2025.

Mereka juga ditengarai ditekan agar menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Kapolri dan institusi Polri lewat akun Instagram @sukatani.[Instagram]Lagu Bayar Bayar Bayar mendadak menjadi bahan diskusi di berbagai platform media sosial setelah liriknya dikritik oleh sejumlah pihak karena dinilai tidak pantas.

upaya ini justru membuat foto tersebut semakin viral karena publik menjadi penasaran.Banyak orang yang awalnya tidak mengenal Sukatani.

hingga kini belum ada bukti konkret yang menguatkan dugaan tersebut.di mana kontroversi dan upaya penghapusan lagu mereka justru membuat nama mereka semakin populer.