Sudah waktunya untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap operasi WHO di Rusia.
bila KPK suatu saat menyasar ketua umum atau sekjen parpol.tukasnya.

Efriza menilai revisi Tata Tertib DPR yang disahkan melalui rapat paripurna sarat muatan politis sekaligus menunjukkan DPR periode 2024-2029 gagal memahami makna tatib yang cenderung untuk urusan internal.karena legislator kita bekerja sesuai arahan atau instruksi partainya.atau bahkan pimpinan DPR.

BACA JUGA: | BERITA Bisa Evaluasi Pejabat Eksekutif dan Yudikatif.Tatib DPR Disebut Menyalahi Asas Trias Politika 09 Februari 2025.

dan bisa berujung pada konflik antarlembaga seperti kasus cicak dan buaya dulu antara Polri dan KPK.
revisi tatib ini juga berpotensi menimbulkan konflik antarlembaga negara di masa depan.tandas dia.
Kepala negara pun menegaskan ingin menegakkan kehendak rakyat tersebut.Dia menegaskan pemerintah tengah fokus bekerja
tetapi untuk saat ini tidak ada kejelasan tentang apa sebenarnya yang dibayangkan AS ketika mencoba mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik di sana.ada banyak kata dan pernyataan.



