Nataru, Komdigi Siapkan 10 Mobil Monitoring untuk Kendala Frekuensi

Nataru, Komdigi Siapkan 10 Mobil Monitoring untuk Kendala Frekuensi
Nataru, Komdigi Siapkan 10 Mobil Monitoring untuk Kendala Frekuensi

5 unit tuh.

dilakukan pada sub 3.keluarga korban pun meluapkan kekesalan dan emosinya dengan mengeluarkan kata-kata kasar kepada pelaku pembunuh ayahnya tersebut.

Nataru, Komdigi Siapkan 10 Mobil Monitoring untuk Kendala Frekuensi

tahapan rekonstruksi yang digelar oleh Puspomal ini telah melaksanakan adegan di titik pertama penghadangan di depan Indomaret Rest Area Km 45.kegiatan rekonstruksi dilanjutkan di titik lain yang mengarah ke adegan setelah terjadinya penembakan kepada bos rental tersebut.Kabupaten Tangerang.

Nataru, Komdigi Siapkan 10 Mobil Monitoring untuk Kendala Frekuensi

Dengan adanya insiden itu.Pihak TNI telah menyelesaikan seluruh rangkaian rekonstruksi di satu tempat kejadian perkara (TKP).

Nataru, Komdigi Siapkan 10 Mobil Monitoring untuk Kendala Frekuensi

JAKARTA - Agam Muhammad.

dini hari.padahal dalam perkara Tindak Pidana Korupsi bukti kerugian keuangan negara adalah bukti utama.

Ini bertentangan dengan klaim Bambang Hero yang menyebut dirinya punya kompetensi untuk melakukan penghitungan kerugian.Pandangan tersebut didasarkan pada tak adanya keterlibatan Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) dalam proses penghitungan kerugian negara dan Laporan Hasil Analisa yang selalu disebutkan tidak diungkap dalam persidangan serta tidak pernah dilampirkan sebagai barang bukti.

yang memicu kegaduhan baik di kalangan akademisi maupun masyarakat Bangka Belitung yang akhirnya melakukan aksi unjuk rasa dan gugatan hukum kepada Bambang Hero.Bambang tak seharusnya ditunjuk oleh penyidik bila ingin dihadirkan sebagai saksi ahli.