MKMK Copot Anwar Usman, Megawati: Cahaya Terang di Tengah Kegelapan Demokrasi Indonesia

MKMK Copot Anwar Usman, Megawati: Cahaya Terang di Tengah Kegelapan Demokrasi Indonesia
MKMK Copot Anwar Usman, Megawati: Cahaya Terang di Tengah Kegelapan Demokrasi Indonesia

Ternyata IKN sudah hampir rampung

terselip cerita sedih ketika Fanny mengetahui kabar tersebut setelah sang suami meninggal dunia karena kanker.Mendiang Hajime Kondoh bahkan sudah menyiapkan nama untuk calon anaknya.

MKMK Copot Anwar Usman, Megawati: Cahaya Terang di Tengah Kegelapan Demokrasi Indonesia

Dokternya pun pas trensfer embrio tuh bilang.aku mikir masih muda 29 tahun.Fanny mengetahui kehamilan setelah suami meninggalFanny mengetahui kehamilannya setelah sang suami meninggal dunia.

MKMK Copot Anwar Usman, Megawati: Cahaya Terang di Tengah Kegelapan Demokrasi Indonesia

Fanny Kondoh/ Foto: YouTube CURHAT BANG Denny SumargoFanny putuskan transfer embrio untuk penuhi permintaan suamiFanny sempat tak melanjutkan transfer embrio yang ketiga lantaran sang suami didiagnosis kanker.Selama enam bulan itu dia selalu bilang.

MKMK Copot Anwar Usman, Megawati: Cahaya Terang di Tengah Kegelapan Demokrasi Indonesia

Di bulan pertama dia (dokter) bilang rahim aku tidak capable untuk embrio transfer.

Kamu jangan khawatir tangki kasih sayang kamu kurang karena papa sudah enggak ada.Tapi aku sengaja tidak memberimu bunga.

Merayakan Valentine bersamamu adalah sebuah kebahagiaan yang tidak bisa ditukar dengan apapun.Kamu adalahmimpiku yang menjadi kenyataan

jangan sampai tiba-tiba penggusur dan mafia tanah masuk menggusur tanah kami.warga Bara-Baraya menyatakan telah menempati dan membeli lahan tersebut secara sah sejak 1950-an berdasarkan Akta Jual Beli (AJB) yang diterbitkan pemerintah setempat.