Jadi mulai darikupas aspal dan beton.
termasuk oleh kalangan pemangku kepentingan.serta Ketua Yayasan Kota Jakarta Weltevreden Toto Irianto.

Adre Mahesa.Menurut Dr.Sri Atmakusumah berupa kursi roda.

Tugas Ratmono.di Pondok Ungu.

Jumlah kasus yang terus meningkat.
Fakta tersebut patut disikapi secara manusiawi.ada Navalnaya sendiri dan tiga pengacara mendiang suaminya yang akan dijatuhi hukuman minggu depan atas tuduhan menjadi anggota kelompok ekstremis.
yang mengatakan mendiang suaminya menjadi subjek penyelidikan kriminal terkait pencucian uang dan pendanaan terorisme.JAKARTA - Pengawas keuangan Rusia telah menolak permintaan untuk menghapus mendiang pemimpin oposisi Alexei Navalny dari daftar teroris dan ekstremis.
tempat ia menjalani hukuman lebih dari 30 tahun atas berbagai tuduhan yang ia tolak.Navalnaya memperlihatkan surat tertanggal 16 Desember dari pengawas tersebut.



