kejadian pagar laut atau konflik agraria ini tidak mungkin dilakukan segelintir orang di tingkat bawah tapi ada keterlibatan oknum di tingkat Kabupaten atau Kantor Wilayah (Kanwil).
tetap ada kemungkinan pihak tertentu mencoba memanipulasi sistem.ia menegaskan pentingnya platform global seperti Google untuk lebih berhati-hati dalam menampilkan informasi yang berdampak luas.

Perbedaan sumber data Google bisa saja mengambil data dari sumber atau penyedia informasi nilai tukar yang berbeda dari yang digunakan secara resmi.Menurut Pratama.Google harus bertanggung jawab karena turut menyebarkan berita hoaks terkait nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang tidak sesuai dengan kenyataan.

sehingga menyebabkan informasi yang ditampilkan menjadi tidak akurat.Google menampilkan data yang menunjukkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sebesar Rp 8.

JAKARTA Direktur Eksekutif Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi (CISSReC).
Kesalahan teknis Platform penyedia informasi nilai tukar seperti Google mungkin mengalami bug atau gangguan sistem yang menyebabkan tampilan data tidak akurat.sambung Hidayat.
Anda lihat sekarang kalau kita mau ke sini transportasi umum dari mana.Jadi semuanya perlu berlaku yang empatik dan simpatik sehingga semuanya bisa saling menghormati.
kata Hidayat kepada wartawan di kompleks Parlemen.Jakarta yang dikutip pada Sabtu.



