Catatan tersebut tentu jauh dari kata memuaskan.
Sedangkan yang terjadi di Bekasi adalah pemalsuan dilakukan pasca-terbit sertifikat asli atas nama pemegang hak yang sah.dengan jumlah yang lebih luas dibandingkan dengan aslinya.

Sehingga ada pergeseran tempat dari yang tadinya di darat bergeser ke laut.objek tanah yang dipalsukan berada di daratan.Guru TK Skakmat Bahlil usai Ngoceh Nasionalisme: Bapak Udah Bisa Kasih Makan Rakyat? Kemudian para pejabat kantor pertanahan Kabupaten Bekasi dan pegawai pada Inspektorat Jenderal Kementerian ATR BPN.

(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)Kalau kita melihat dari apa yang kita laksanakan penyidikan terkait di Kohod dengan di Bekasi itu ada perbedaan.Seruan Demo Indonesia Gelap Kini Mendunia usai Diaspora Turun Tangan! Hari ini dipanggil terkait adanya dugaan surat palsu atau masukan keterangan atau otentik begitu.

dengan cara merubah sertifikat tanah setelah diterbitkan.
Sementara pemagaran laut telah terjadi sejak tahun 2022.Jakarta Pusat pada Selasa (18/2/2025).
para kepala daerah terpilih dikumpulkan di Monas terlebih dahulu.sebanyak 481 kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 telah menjalani gladi bersih di kawasan Silang Monumen Nasional (Monas)
sumpah advokat Firdaus dibekukan.Walau menyesalkan perbuatan Firdaus.



