Anggaran Otorita IKN 2025 Dipotong Rp1,15 Triliun, Tapi Kok Ajukan Tambahan Rp8,1 T?

Anggaran Otorita IKN 2025 Dipotong Rp1,15 Triliun, Tapi Kok Ajukan Tambahan Rp8,1 T?
Anggaran Otorita IKN 2025 Dipotong Rp1,15 Triliun, Tapi Kok Ajukan Tambahan Rp8,1 T?

kata Kasat Reskrim Iptu Luk Luk il Maqnum dikutip ANTARA

dan Komisaris PT Sanitarindo Tangsel Jaya Iskandar Zulkarnaen.JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menahan tersangka kasus korupsi pengadaan lahan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dilaksanakan PT Hutama Karya (Persero) tahun 2018-2020.

Anggaran Otorita IKN 2025 Dipotong Rp1,15 Triliun, Tapi Kok Ajukan Tambahan Rp8,1 T?

Jumat sore.ungkapnya dalam keterangan tertulisnya saat itu.24 Desember 2024.

Anggaran Otorita IKN 2025 Dipotong Rp1,15 Triliun, Tapi Kok Ajukan Tambahan Rp8,1 T?

kata Tessa kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK.memang belum ada surat tugas perhitungan kerugian negara dari BPKP.

Anggaran Otorita IKN 2025 Dipotong Rp1,15 Triliun, Tapi Kok Ajukan Tambahan Rp8,1 T?

surat tugas BPKP untuk menghitung kerugian negara di kasus JTTS juga belum keluar.

dalam kesempatan berbeda.Megawati Soekarnoputri tidak pernah melarang kepala daerah dari partai berlambang banteng moncong putih untuk ikut dalam kegiatan retret di Magelang.

Basarah bilang.Supaya bisa langsung bekerja melayani masyarakat.

Hal ini disampaikan Ahmad Basarah Ketua DPP PDIP sekaligus juru bicara menjawab polemik Instruksi Harian Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang dikeluarkan pada 20 Februari.Megawati telah meminta mereka untuk tetap berada di daerahnya.