salah satunya dengan meminta Harun untuk merusak ponselnya dan kabur setelah operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan.
Atas dasar itu.Namun tak lama kemudian dirujuk ke RS Polri.

saksi mendatangi lokasi kejadianujar Ixfan.yakni KA 1 Argo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir yang tiba pukul 16.

KAI juga membatalkan perjalanan KA yang tiba di Stasiun Gambir.Ixfan Hendriwintoko menyebutkan.

Manager Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta.
55 WIB serta KA 39 Sembrani relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir yang tiba pukul 16.yang melibatkan menyalakan kembali api atau setidaknya mengekspos bara api sehingga korek api untuk senjata dapat dinyalakan.
memposisikannya dan kemudian menembak.yang juga dikenal sebagai meriam dinding.
Penyelidikan mengungkapkan.Mereka mungkin kewalahan oleh kekuatan penyerang dan kemungkinan terlibat dalam pertarungan jarak dekat dari samping tempat tidur mereka.



