Menko PMK Akui Penanganan Judi Online Lebih Susah Dibandingkan TPPO

Menko PMK Akui Penanganan Judi Online Lebih Susah Dibandingkan TPPO
Menko PMK Akui Penanganan Judi Online Lebih Susah Dibandingkan TPPO

05 Bujur Timur (BT).

Polisi bersama aparat desa dan TNI dari Koramil setempat langsung mengevakuasi NN ke Puskesmas Lolowau untuk mendapatkan perawatan medis setelah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan penganiayaan tersebut.tidak ditemukan patah tulang akibat kekerasan.

Menko PMK Akui Penanganan Judi Online Lebih Susah Dibandingkan TPPO

Kombes Pol Ferry Mulyana Suryana.kasus ini menjadi viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan kondisi NN dengan dugaan patah tulang akibat kekerasan.ujar Kapolres Nias Selatan.

Menko PMK Akui Penanganan Judi Online Lebih Susah Dibandingkan TPPO

Hal ini membuat DE melakukan tindakan kekerasan hingga menyebabkan lebam di bagian paha korban.Hasil visum menguatkan dugaan bahwa korban mengalami kekerasan fisik.

Menko PMK Akui Penanganan Judi Online Lebih Susah Dibandingkan TPPO

jelas Kombes Pol Ferry.

DE mengaku menganiaya NN karena kesal setelah korban tidak pulang ke rumah selama tiga hari.WN China tersebut mengirimkan suku cadang tak sesuai spesifikasi sesuai pesanan yang telah disepakati.

serta pembelian dari beberapa perusahaan dalam negeri dengan mengganti nomor post tarif atau kode HS pada dokumen pemberitahuan impor barang atau PIB.dan Singapura.

Kasus kedua yakni penyelundupan rokok di wilayah Kelurahan Kelederan.Selama kurun waktu empat bulan terakhir ini.