Atas dasar fakta-fakta ini pemilik perusahaan mengetahui.
Perusahaan Arab Saudi Laporkan 2 WNA India ke Polisi Tindakan para oknum anggota Polda yang mengambil keputusan untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui restorative justice tanpa melibatkan pihak pelapor patut dicurigai telah bermain mata dengan para tersangka.kemudian mengganti pengurus perusahaan dan membuat Laporan Polisi kembali di Polda Metro Jaya.

Ada dugaan keterlibatan salah satu petinggi partai besar di Indonesia sehingga terjadi perdamaian yang tidak melibatkan pemilik perusahaan (warga saudi).perusahaan besar Arab Saudi yang telah berinvestasi sejak tahun 2012 di Indonesia melaporkan adanya tindak penggelapan dana yang dilakukan dua WNA asal India yakni Abdul Samad Samsu Hussain ke Polda Metro Jaya.Laporan itu dilayangkan perusahaan besar Arab Saudi yang telah berinvestasi sejak tahun 2012 di Indonesia pada tanggal 17 Oktober tahun 2022 ke Polda Metro Jaya.

com - Aparat kepolisian patut dicurigai bermain mata dengan dua tersangka WNA asal India yakni Abdul Samad dan Samsu Hussain dalam kasus penggelapan dana perusahaan besar Arab Saudi yang telah berinvestasi sejak tahun 2012 di Indonesia.Presiden RI Prabowo Subianto untuk turun tangan terkait permasalahan ini lantaran muncul dugaan keterlibatan petinggi partai politik hingga dua tersangka kasus penggelapan dana perusahaan besar Arab Saudi asal India yakni Abdul Samad Samsu Hussain bisa bebas lewat mekanisme restorative justice.

Saya berharap Propam polri memeriksa para oknum polisi yang diduga tidak bekerja secara profesional.
bunyi laporan itu dikutip.astronom di NASA Goddard Space Flight Center.
Baca Juga: Lebih Besar dari Gajah: Mengungkap Batas Ukuran Hewan di Bumi Asteroid 2024 YR4 [ATLAS/NASA]Meskipun begitu.beberapa ilmuwan menganggap YR4 sebagai objek penelitian menarik.
yang berarti perlu mendapat perhatian para astronom.9 persen kemungkinan asteroid ini tidak akan menabrak Bumi.



