Pelaku Perampokan yang Aniaya Pemilik Rumah dengan Balok Kayu di Agam Diburu Polisi

Pelaku Perampokan yang Aniaya Pemilik Rumah dengan Balok Kayu di Agam Diburu Polisi
Pelaku Perampokan yang Aniaya Pemilik Rumah dengan Balok Kayu di Agam Diburu Polisi

Kami hanya membantu di kawasan hutan.

Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Ihsan menyatakan kasus tersebut sepenuhnya berada di bawah penanganan Polda Jawa Tengah (Jateng).karena memang kasusnya dilaporkan di sana dan ditangani oleh Polda Jateng.

Pelaku Perampokan yang Aniaya Pemilik Rumah dengan Balok Kayu di Agam Diburu Polisi

termasuk menghadirkan anggota Polresta Yogyakarta saat dibutuhkan Polda Jateng dalam proses penyelidikan.Artinya kita hanya menunggu dan kita tentunya tidak ingin intervensi Polda Jateng.Dia memastikan pihaknya siap memberikan dukungan.

Pelaku Perampokan yang Aniaya Pemilik Rumah dengan Balok Kayu di Agam Diburu Polisi

ujar Ihsan dilansir ANTARA.yang diduga menjadi korban penganiayaan hingga tewas

Pelaku Perampokan yang Aniaya Pemilik Rumah dengan Balok Kayu di Agam Diburu Polisi

Penunjukan Raline sebagai Stafsus menteri menimbulkan pro dan kontra.

Meutya Hafid akhirnya membeberkan 3 alasan penunjukan Raline.Jajaran TNI telah meningkatkan kegiatan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat di Teluk Bintuni tidak mudah terprovokasi dengan informasi tersebut.

14:37 Dia menyebut beberapa personel TNI yang bertugas di Pos Kampung Mayerga sempat mendengar ada bunyi letupan senjata organik.Itu hoaks dan propaganda supaya masyarakat resah.

JAKARTA - Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari menegaskan informasi penyerangan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap personel TNI di Kampung Mayerga.Kapendam juga membantah penyebarluasan informasi yang tidak benar tentang tewasnya tiga personel TNI dalam insiden kontak senjata dengan KKB di Teluk Bintuni pada 13 Januari 2025 sekira pukul 08.