??????????Tidak jelas siapa yang berada di balik serangan itu atau apakah serangan itu dilakukan oleh kelompok militan.
??????????Kejadian (pelecehan seksual atau asusila tersebut) dilaporkan pada bulan September 2024 oleh orang tua korban.??????????Ia menyebutkan bahwa pelaku telah melakukan aksi pelecehan terhadap siswanya tersebut sejak Februari hingga Juni 2024.

??????????dan petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku saat berada di rumahnya di Kecamatan Lais.??????????HB bertanya sehingga kepala dusun tersebut menceritakan kejadian yang menimpa anaknya dan menanyakan sendiri terhadap korban apakah benar menjadi korban pelecehan tersebut atau tidak.??????????Kabupaten Bengkulu Utara.

??????????berdasarkan penuturan korban.??????????Ia kembali pulang karena istrinya baru saja melahirkan.

??????????aksi tersebut dilakukan di sekolah bahkan menerima kekerasan fisik dari pelaku seperti mencekik korban agar menuruti keinginannya.
??????????pelaku JM tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus tersebut di Polres Bengkulu Utara.??????????saksi melihat korban sedang berkelahi dengan kakak ipar bernama saudara U.
??????????Tidak bertanggung jawab terhadap keluarganya atau adik dari pelaku yang merupakan istri korban.??????????papar Ade
??????????Walau begitu.??????????dirinya juga telah membantu pelaku untuk mendaftarkan barcode tersebut.



