Sebagai bagian dari acara.
pihak KBRI sudah berkomunikasi dengan Polis Di Raja Malaysia (PDRM) yang membenarkan adanya kejadian penembakan tersebut.Mereka disebut melakukan perlawanan hingga akhirnya terjadi penembakan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia hingga menyebabkan seorang WNI meninggal dan beberapa luka-luka.

Kejadian itu terjadi di sekitar perairan Tanjung Rhu.ungkap Judha.Judha bilang.

KemenP2MI mendesak pemerintah Malaysia untuk segera mengusut peristiwa ini dan mengambil tindakan tegas terhadap petugas patroli APMM apabila terbukti melakukan tindakan yang melibatkan penggunaan kekuatan berlebihan atau excessive use of force.kata Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha yang dikutip pada Senin.

kata Wakil Menteri P2MI Christina Aryani dilansir ANTARA.
JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur mendesak Malaysia menyelidiki kematian warga negara Indonesia (WNI) yang dugaannya ditembak aparat maritim Malaysia.Kriteria dipilih berdasarkan relevansi isu terhadap tantangan nasional seperti stunting.
Program ini juga mengurangi ketimpangan ekonomi.Keanggotaan Indonesia dalam BRICS (Skor 7.
Lebih jauh.Dengan datangnya teknologi digital dan Artificial Intelligence.



