turut memberikan kontribusi signifikan.
PT Graha Panca Karsa (GPK) dan PT Tepian Indah Sukses (TIS).biaya penambangan dan transportasi meningkat 8% akibat kenaikan volume produksi.

dan arus kas dari aktivitas pendanaan berkurang 70% YoY menjadi US$199 juta.Total aset perusahaan meningkat 10% YoY menjadi US$2.80 Miliar di 2024Dari sisi keuangan.

ITMG mencatat pendapatan sebesar US$2.turun 3% dibandingkan tahun sebelumnya.

didorong oleh penurunan pembayaran pajak dan royalti.
arus kas dari aktivitas investasi turun 21% menjadi US$109 juta.menopang industri farmasi nasional.
Baca Juga: Pakar Soroti Industri Kesehatan India.Begini Katanya!Pamian menegaskan bahwa urgensi pengembangan industri BBO di Indonesia semakin meningkat.
Gangguan suplai bahan baku obat (BBO) akibat ketergantungan terhadap impor dari China dan India menjadi salah satu tantangan besar yang dihadapi industri farmasi dalam negeri.Penelitiannya mengungkap bahwa profitabilitas industri BBO di Indonesia masih rendah.



