Kasus Pembunuhan di Gambir, Polisi Bakal Gelar Ekshumasi

Kasus Pembunuhan di Gambir, Polisi Bakal Gelar Ekshumasi
Kasus Pembunuhan di Gambir, Polisi Bakal Gelar Ekshumasi

dalam penetapan status tersebut.

MIAMI - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.terutama bagi warga transgender yang ingin bertugas di angkatan bersenjata AS.

Kasus Pembunuhan di Gambir, Polisi Bakal Gelar Ekshumasi

02:05 Kebijakan larangan transgender di militer AS ini dianggap sebagai kemunduran besar dari langkah progresif yang diterapkan selama era pemerintahan Barack Obama.larangan transgender militer AS ini dikhawatirkan akan memperburuk tantangan perekrutan yang sudah dihadapi negara itu.Kebijakan tersebut sempat dicabut Donald Trump pada masa jabatan pertamanya.

Kasus Pembunuhan di Gambir, Polisi Bakal Gelar Ekshumasi

Larangan transgender di militer AS ini mengembalikan kebijakan yang sebelumnya pernah diterapkan selama pemerintahan Donald Trump yang pertama.Langkah ini dianggap sebagai pukulan besar bagi komunitas LGBTQ.

Kasus Pembunuhan di Gambir, Polisi Bakal Gelar Ekshumasi

Donald Trump menegaskan bahwa larangan transgender di militer AS ini bertujuan untuk menciptakan kekuatan militer yang lebih efisien dan bebas dari radikalisme gender.

maka KKP bersama aparat penegak hukum lainnya dapat menindaklanjuti kasus tersebut.Aulia Belinda dan Zukhi.

01:05 Berikut 14 orang yang dilaporkan hilang: Aulia Belinda (28) perempuan.ketiga orang korban dari 12 kantong jenazah yang telah dievakuasi.

I mengatakan.Sudah ada 14 korban yang dilaporkan ke posko.