Perwakilan korban PT Istaka Karya mengaku kecewa dengan perlakuan pemerintah mengingat utang belum dibayar selama belasan tahun.
Petrokimia Gresik terus melakukan terobosan dengan inovasi ramah lingkungan.Kemhan: Tak Ada Niat Kembalikan Dwi Fungsi ABRI Adapun program pengelolaan lingkungan yang menjadi andalan Petrokimia Gresik dan berkontribusi pada capaian prestasi ini adalah program Tawangargo Smart-Eco Farming Village (TAMENG) di di Desa Tawangargo.

sehingga saat ini TAMENG bertransformasi menjadi pusat hortikultura yang modern dan ramah lingkungan.Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Direktur Utama Petrokimia Gresik.Ini merupakan kali keempat Petrokimia Gresik meraih penghargaan ini.

Dwi Satriyo Annurogo dalam Anugerah Lingkungan Proper Tahun 2024 di Jakarta.perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali mempertahankan predikat Proper Emas selama empat tahun berturut-turut

Sebanyak 179 vendor diketahui belum menerima pembayaran dari PT Istaka Karya.
Salah satu korban PT Istaka Karya.dan Uya Kuya? Berikut penjelasannya.
surat tanah tersebut dipertanyakan keberadaannya.Menteri Nusron Wahid Ditantang Usut Mafia Tanah di Daerah Diduga Libatkan Konglomerat Kasus mafia tanah Ashanty Sama dengan kasus mafia tanah yang dialami Nirina Zubir.
Baca Juga: Ada Dua Sertifikat.Tanah Warisan Ayah Uya Kuya Dikuasai Developer Kasus mafia tanah Nirina Zubir Tak pernah terpikir di benak Nirina Zubir bahwa ia dan ibunya akan mengalami kerugian sebesar Rp17 miliar akibat ulah pembantunya sendiri.



