Dua saksi yang diperiksa itu adalah Sri Wahyu Budhi Lestari selaku Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa serta Ahmat Sapiulloh yang merupakan Kasubbag RJA Kalibata periode 2019-2021.
JAKARTA - Kepala Basarnas Kusworo memerintah investigasi peristiwa meledaknya kapal cepat Kantor SAR Ternate yang menewaskan tiga anggota tim SAR gabungan saat melaksanakan tugas kemanusiaan di Perairan Gita.Investigasi ini tidak hanya untuk menyelidiki penyebab meledaknya kapal cepat RIB 04 Kantor SAR Ternate hingga menelan korban jiwa.

dan peralatan lainnya di Ternate.Mereka kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Gita dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Payahe sebelum akhirnya dipindahkan ke Ternate menggunakan KM Pandudewanata.Jenderal bintang tiga TNI Angkatan Udara ini menyampaikan duka cita mendalam atas tewasnya tiga tim SAR gabungan dan sejumlah anggota lainnya yang mengalami peristiwa nahas itu.

Ledakan tersebut menewaskan tiga orang korban antara lain anggota Ditpolairud Polda Maluku Utara bernama Bharatu Mardi Hadji dan dua anggota Basarnas Fadli M Malagapi.sehingga hal serupa jangan sampai berulang kembali di kemudian hari.

Kemudian tujuh orang lainnya dinyatakan selamat dan sudah mendapatkan perawatan medis.
Direktorat Polairud Polda Maluku Utara melaporkan kapal cepat/speedboad RIB 04 Kantor SAR Ternate yang digunakan oleh sejumlah anggota tim SAR gabungan meledak sekitar pukul 00.pelembagaan DKPP sebagai lembaga mandiri harus diprioritaskan.
tapi menurut saya.bahwa DKPP tidak boleh diam saja untuk urusan perbaikan kelembagaannya.
Menurut legislator PKB dari Dapil Jawa Tengah V itu.Ini tidak sehat.



