Nawawi Pomolango Akui Jadi Pimpinan KPK Tak Mudah

Nawawi Pomolango Akui Jadi Pimpinan KPK Tak Mudah
Nawawi Pomolango Akui Jadi Pimpinan KPK Tak Mudah

JAKARTA - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menegaskan efisiensi anggaran yang merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto tidak mengganggu program layanan publik hingga bantuan sosial untuk penerima manfaat.

AKBP Bintoro dan empat polisi lainnya sedang diadili dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terkait dugaan pemerasan atau penyuapan terhadap anak bos Prodia.Polda Metro Jaya menyebut persidangan diawasi langsung Itwasum dan Divisi Propam Polri.

Nawawi Pomolango Akui Jadi Pimpinan KPK Tak Mudah

mengenai alur cerita dugaan pemerasan terhadap anak bos Prodia yang melibatkan AKBP Bintoro dan empat polisi lainnya.Dari proses awal adanya informasi kemudian adanya klarifikasi oleh Bid Propam hingga saat ini masuk pada tahap persidangan kode etik tentang dugaan penyalahgunaan wewenang.AKP Ahmad Zakaria; eks Kanit PPA Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Nawawi Pomolango Akui Jadi Pimpinan KPK Tak Mudah

Di situ akan terungkap fakta-fakta persidang.Propam Polda Metro Jaya akan menghadirkan puluhan saksi.

Nawawi Pomolango Akui Jadi Pimpinan KPK Tak Mudah

selain AKBP Bintoro.

Proses panjang itu dikarenakan pada persidangan tersebut akan membahas seluruh aspek.Salah satunya adalah dengan menyebarkan pandangan Islam yang tidak menganjurkan praktik sunat perempuan di kalangan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Mengingat dalil pelaksanaan khitan bagi perempuan ini tidak begitu jelas dan dengan mudharat yang sangat jelas.Ditimbang dari dampak negatifnya tidak dapat untuk menganjurkan khitan bagi perempuan apalagi mewajibkannya.

ayat ini oleh sebagian ulama dijadikan landasan perintah khitan; karena Nabi Ibrahim dikhitan.maka dikembalikan kepada positif dan negatifnya.