Hati-hati Adopsi Teknologi AI untuk Alutsista TNI, Kemenhan: Kita Tidak Ingin Gegabah

Hati-hati Adopsi Teknologi AI untuk Alutsista TNI, Kemenhan: Kita Tidak Ingin Gegabah
Hati-hati Adopsi Teknologi AI untuk Alutsista TNI, Kemenhan: Kita Tidak Ingin Gegabah

diduga oknum polisi yang melakukan pemerasan adalah eks Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro.

Sejak tanggal 17 Januari 2025.JAKARTA - Buronan kasus korupsi pengadaan KTP-el Paulus Tannos alias Thian Po Tjhin (PT) saat ini ditahan di Changi Prison.

Hati-hati Adopsi Teknologi AI untuk Alutsista TNI, Kemenhan: Kita Tidak Ingin Gegabah

Ini merupakan wujud kerja sama.Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura telah memfasilitasi proses penahanan sementara (provisional arrest) terhadap buronan kasus korupsi pengadaan KTP elektronik.Duta Besar RI untuk Singapura Suryo Pratomo menyampaikan bahwa penahanan sementara ini merupakan langkah awal dalam proses ekstradisi PT.

Hati-hati Adopsi Teknologi AI untuk Alutsista TNI, Kemenhan: Kita Tidak Ingin Gegabah

ungkap Duta Besar RI untuk Singapura Suryo Pratomo saat dikonfirmasi di Batam.Yang terpenting.

Hati-hati Adopsi Teknologi AI untuk Alutsista TNI, Kemenhan: Kita Tidak Ingin Gegabah

dan koordinasi yang efektif antara kedua negara dalam memastikan implementasi perjanjian ekstradisi.

Provisional arrest dikabulkan untuk jangka waktu 45 hari.Nihayatul Wafiroh (Ninik) mengaku prihatin dengan kasus penembakan warga negara Indonesia (WNI) di perairan Malaysia oleh aparat setempat.

pekerja migran sering kali bekerja dalam kondisi yang tidak terpantau secara baik.perlunya membuat sistem hukum yang mendukung PMI lebih kuat.

diperlukan peningkatan pengawasan dan pemantauan.ujar Ninik.