porsinya itu masih sekitar 19.
Kadi kalau kita lihat di sini adalah bagaimana kita melihat kebijakan pendalaman sektor keuangan.memang ini tercermin dari rendahnya proporsi penyaluran kredit perbankan.

Kemudian berikutnya terkait dengan keterbatasan pembiayaan UMKM yang tercermin dari rendahnya proporsi penyaluran kredit perbankan dimana porsinya itu masih sekitar 19.kalau kita belajar dari suatu negara lain memang dalam hal ini ee pembiayaan UMKM ini contohnya seperti Korea Selatan kemudian Jepang itu sangat tinggi.5% dan ini memang didominasi oleh sektor usaha utamanya pedagang besar dan eceran Nah ini mungkin yang menjadi PR bersama untuk apa namanya kita bisa tumbuh maju.

Indonesia itu merupakan salah satu negara yang cukup luas tetapi kita melihat bahwa ada kesenjangan antar wilayah yang cukup tinggi di dalam pembangunan kita.dan tentunya menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi inklusif Indonesia.

program-program masyarakat miskin dan rentan itu akan diarahkan untuk menuju masyarakat kelas menengah.
Upaya intervensi juga dilakukan melalui kebijakan fiskal untuk mendukung UMKM yaitu terkait dengan pajak penghasilan.Dan mungkin itulah yang harus kita coba untuk kita apa konsolidasikan.
Disampaikannya bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani juga sudah menyampaikan adanya ketidakpastian perekonomian ke depan.Kemudian yang kedua terkait dengan bagaimana kita bisa menurunkan kemiskinan dan ketimpangan.
kemudian ekonomi biru dan hijau.display(div-ad-read_body_1); }); Ia menjelaskan.



