Ganjar Dilaporkan Diduga Terima Gratifikasi, Ahmad Sahroni: KPK Wajib Proses dan Transparan

Ganjar Dilaporkan Diduga Terima Gratifikasi, Ahmad Sahroni: KPK Wajib Proses dan Transparan
Ganjar Dilaporkan Diduga Terima Gratifikasi, Ahmad Sahroni: KPK Wajib Proses dan Transparan

Selaras dengan semua pengakuan tersebut.

serta menjaga kelancaran arus lalu lintas selama musim mudik Lebaran 2025Keberhasilan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI mengungkap praktik korupsi di tubuh BUMN sekelas Pertamina jadi salah satu pemicu terkini kemarahan masyarakat.

Ganjar Dilaporkan Diduga Terima Gratifikasi, Ahmad Sahroni: KPK Wajib Proses dan Transparan

betapa sejahteranya rakyat Indonesia kalau semua uang itu nggak dikorupsi.korupsi di tubuh Pertamina juga membuat negara merugi hingga Rp193.Mereka yang biasa berbicara lantang soal ragam isu sosial Tanah Air pun makin kencang menyuarakan keresahannya.

Ganjar Dilaporkan Diduga Terima Gratifikasi, Ahmad Sahroni: KPK Wajib Proses dan Transparan

com/Alfian Winanto]Buntut terungkapnya kasus bensin oplosan.[Twitter]Salah satu keluhan terbaru datang dari Joko Anwar.

Ganjar Dilaporkan Diduga Terima Gratifikasi, Ahmad Sahroni: KPK Wajib Proses dan Transparan

sempat muncul seruan boikot terhadap Pertamina usai cerita pengoplosan bensin terungkap.

yang membayangkan betapa kayanya Indonesia andai dua kasus korupsi besar senilai ratusan triliun Rupiah tidak terjadi.Sebelum menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Baca Juga: Imbas Efisiensi Anggaran.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah 11 mobil sitaan sudah diserahkan oleh Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Japto Soerjosoemarno.

display(div-ad-read_body_1); }); Japto diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari.Jakarta Barat dan kediaman Japto di Jagakarsa.