Polri Bantah Keras, Tidak Benar Senjata Dito Mahendra Milik Kodam IV Diponegoro

Polri Bantah Keras, Tidak Benar Senjata Dito Mahendra Milik Kodam IV Diponegoro
Polri Bantah Keras, Tidak Benar Senjata Dito Mahendra Milik Kodam IV Diponegoro

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Deddy Yevry Sitorus mengungkap.

ada empat luka tusukan kata teman yang antar ke rumah sakit.TANGERANG - Seorang pemuda ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tusuk di Perumahan Vila Bintaro Indah.

Polri Bantah Keras, Tidak Benar Senjata Dito Mahendra Milik Kodam IV Diponegoro

nyawanya tak tertolong usai dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar.01:05 Enggak lama dia sempat dibawa ke taman tempat korban ditusuk.tahu-tahunya dia sudah nyebrang ke sini sudah berlumuran darah.

Polri Bantah Keras, Tidak Benar Senjata Dito Mahendra Milik Kodam IV Diponegoro

dia tetap menyeret korban menuju taman yang tak jauh dari lokasi sekitar.aksi penganiayan itu kembali dilanjutkan hingga korban tak lagi berdaya dan meminta pertolongan warga sekitar.

Polri Bantah Keras, Tidak Benar Senjata Dito Mahendra Milik Kodam IV Diponegoro

keributan korban dengan terduga pelaku cukup lama.

warga pun terkejut melihat kondisi korban yang telah mengalami sejumlah luka tusuk pada bagian tubuhnya hingga berlumuran darah.Setelah menangkap puluhan kapal nelayan yang terbukti melakukan penangkapan ikan secara ilegal.

kami akan mengambil tindakan tegas.diharapkan praktik illegal fishing di Labuan Bajo dapat diminimalisir.

Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi sorotan Korps Kepolisian Air dan Udara Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri terkait maraknya praktik penangkapan ikan secara ilegal di wilayah tersebut.menemukan.