Jelang Lebaran, Tidak ada Klakson Telolet di Terminal Kalideres

Jelang Lebaran, Tidak ada Klakson Telolet di Terminal Kalideres
Jelang Lebaran, Tidak ada Klakson Telolet di Terminal Kalideres

dengarkan ceramah yang membangun.

suara sumbang ikut datang dari orang yang biasanya jarang mengomentari isu-isu sosial.Banyak yang sakit hati karena sudah terlanjur menumbuhkan kecintaan ke produk lokal.

Jelang Lebaran, Tidak ada Klakson Telolet di Terminal Kalideres

praktek korupsi sampai membuat Pertamina mengoplos bensin jenis RON 90 (Pertalite) dengan zat tertentu untuk dijual sebagai produk RON 92 (Pertamax).Padahal bukan kaum mendang-mending.praktek semacam itu sudah berlangsung beberapa tahun.

Jelang Lebaran, Tidak ada Klakson Telolet di Terminal Kalideres

Pertamax yang diperuntukkan bagi masyarakat mampu pun berbahan baku Pertalite yang dimodifikasi.khususnya bagi mereka yang di kotanya sudah tersedia stasiun pengisian bahan bakar dari pihak swasta.

Jelang Lebaran, Tidak ada Klakson Telolet di Terminal Kalideres

masyarakat benar-benar merasakan imbasnya buntut korupsi di tubuh Pertamina.

yang terang-terangan menyindir himbauan pemerintah untuk masyarakat mengedepankan penggunaan produk lokal.Instruksi ini merupakan Langkah strategis pemerintah dalam mengelola belanja negara secara lebih efektif.

ini bisa dilakukan dengan memangkas anggaran yang tidak berdampak pada kesejahteraan rakyat.Melihat fenomena ini Ganjar menilai jika pemangkasan anggaran yang mengorbankan fungsi negara adalah tanda pemerintahan gagal.

Prabowo: Yang Menikmati Rakyat Indonesia Kebijakan ini disebut berdampak pada PHK pekerja di media milik negara seperti RRI dan TVRI.ditambah dengan menata ulang birokrasi.